Leicester City Empat Poin Tinggalkan Manchester City

Leicester City kini empat poin tinggalkan Manchester City setelah menang 2-1 di kandang West Ham United pada laga Liga Inggris hari Minggu (29/12).

Tadi malam bukanlah malam yang ingin dikenang oleh The Citizens. Setelah kalah 3-2 oleh Wolves kemarin, pada hari Minggu (29/12) Leicester di bawah asuhan Brendan Rodgers tinggalkan Manchester City empat poin usai menang 2-1 di kandang West Ham.

Leicester City menaklukkan West Ham United melalui gol-gol Kelechi Iheanacho dan Demarai Gray pada Minggu dinihari. Hasil ini membawa penderitaan lebih lanjut bagi sang juara bertahan. Kemarin saat kalah 3-2 di tangan tuan rumah Wolves, pasukan Pep Guardiola itu menyadari dirinya sudah tertinggal 14 poin di bawah pemimpin klasemen, Liverpool. Hari ini mereka menyadari pula Leicester yang berada di posisi kedua sudah empat poin tinggalkan Manchester City.

Sorakan kekecewaan dari para penggemar The Hammers terdengar lamat-lamat memenuhi Stadion Olympic London saat tim asuhan Manuel Pellegrini itu memastikan menderita kekalahan keempat mereka secara berturut-turut di kandangnya sendiri.

Leicester yang berada di posisi kedua, dan melakukan rotasi besar-besaran dengan sembilan perubahan dari tim yang kalah 4-0 di tangan Liverpool pada Boxing Day kemarin, mengendalikan penuh permainan selama 90 menit dan sepatutnya meraih tiga poin melalui gol Demarai Gray pada babak kedua.

Demarai Gray merasa sangat malang setelah melihat tendangan penalti pada menit-menit awal diselamatkan oleh kiper The Hammers Lukasz Fabiasnki, tetapi The Foxes masih mampu unggul melalui sundulan jarak dekat Kelechi Iheanacho.

West Ham menyamakan kedudukan melalui Pablo Fornals di masa injury time babak pertama, tetapi mereka tidak bisa meneruskan momentum kebangkitan itu pada babak kedua. Sebaliknya Leicester yang bermain lebih tenang berhasil mencetak gol melalui Grey dan memastikan tempat kedua, empat poin di atas Manchester City.
Guardiola Akui Harapan Gelar Juara Sudah Musnah

Pasukan Pep Guardiola kini berada di urutan ketiga pad apapan klasemen Premier League, 14 poin di belakang pemimpin Liverpool dan empat poin tertinggal di bawah Leicester City. Ditanya apakah perburuan gelar sudah berakhir, Guardiola mengatakan kepada BBC Radio 5 Live: “Selisihnya terlalu besar, ya [perburuan gelar sudah berakhir].”

Man City telah mencatatkan lima kekalahan di ajang Liga Inggris musim ini, satu kekalahan lebih banyak dari keseluruhan musim 2018-19, saat mereka unggul satu poin di atas The Reds.

Mereka juga telah memainkan satu permainan lebih banyak dari Liverpool, yang hanya kehilangan dua poin musim ini, – merentang kembali ke bulan Maret – dengan 26 kemenangan dari 27 laga liga. Skuad Juergen Klopp kini hanya selisih dua pertandingan lagi dari menjalani satu tahun penuh tanpa pernah terkalahkan di divisi teratas sepak bola Inggris.

“Tidak realistis untuk memikirkan Liverpool, kami sekarang berpikir tentang Leicester,” tambah Guardiola. “Kami memiliki kesempatan untuk merebut posisi kedua. Saya tahu kualitas tim saya, tetapi itulah situasinya.”

Pemain sayap Bernardo Silva menambahkan: “Ini adalah situasi yang sangat buruk bagi kami. Paruh pertama musim yang sungguh membuat frustrasi. Tidak ada yang mengharapkan kami tertinggal sejauh ini dari Liverpool pada setengah musim ini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *